Unggas Indonesia
   Membangun Industri Perunggasan Nasional Mandiri

www.alabio.cjb.net

Home

Sponsor

Buku Tamu

e-mail

Profil Surat2 Periklanan FAQ

Pemda Gorontalo Kembangkan Jagung


Bisnis Indonesia 5 Juli 2002 (aac)

Potensi pertanaman jagung di propinsi Gorontalo mencakup luasan lahan sebesar 40.424 ha dengan kemampuan produksi 45.000 ton jagung per tiap musim tanam. Pemerintah propinsi Gorontalo bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik sedang melakukan uji coba pertanaman jagung memanfaatkan luasan lahan 16 ha menggunakan pupuk Phonska. Kerjasama ini sejalan dengan pencanangan Program Agropolitan berbasis jagung di kawasan Gorontalo.

Dalam kerjasama tersebut mencakup penyediaan fasilitas dermaga untuk mengantisipasi kemungkinan pengiriman jagung hasil panen ke luar pulau khususnya ke Pulau Jawa. Daya serap pasar untuk komoditi jagung di Sulawesi relatip terbatas sehingga ada kemungkinan kelebihan hasil panen tersebut akan dipasarkan ke Pulau Jawa. 

Bagi PT Petrokimia sendiri, program ini merupakan salah satu strategi ekspansi pasar ke luar pulau Jawa di samping kegiatan serupa yang cukup gencar dilakukan di beberapa Kabupaten di Jawa Timur. Kapasitas produksi pupuk Phonska adalah 300.000 ton/tahun. Kendala yang dihadapi antara lain masih belum terbiasanya petani di berbagai daerah dalam menggunakan pupuk tersebut. Ini mendorong PT Petrokimia untuk gencar mengadakan uji coba terhadap tanaman padi, jagung dan hortikultura di berbagai daerah. Pada salah satu uji coba di Tuban (Jawa Timur), pupuk Phonska mampu meningkatkan produksi 2,4 ton pipilan kering per ha (dari 9,2 menjadi 12,3 ton). Pada pertanaman padi, diharapkan kenaikan produksi hasil panen berkisar 0,5 - 3 ton gabah kering per ha.


Kembali ke Halaman Utama